Mereka yang Mendapat Cinta-Nya

cinta-allah11Ada tujuh golongan yang akan mendapat cinta Allah. Tujuh golongan itu di antaranya adalah:

1. Orang-orang yang adil.

Allah swt berfirman: “Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.” (QS. al-Maidah: 42)

Keadilan saat ini sangat susah dicari dan merupakan suatu amal yang berat. Karena itulah orang yang adil akan dicintai Allah dan mendapat pahala yang besar di sisi-Nya.

2. Mujahid

Allah berfirman dalam surat as-Shaf: 4

“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

Para mujahid berperang di jalan Allah dengan mengorbankan harta dan jiwanya dan mengupayakan segenap kemampuannya, maka sangat pantaslah Allah mencintai mereka.

3. Muhsinin

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang- orang yang berbuat baik.”

Perbuatan baik ini berdasarkan hukum syara, bukan menurut manusia. Sebab bisa jadi apa yang menurut manusia baik, menurut Allah itu tidak baik. Seperti orang kafir yang menyumbangkan hartanya untuk orang miskin, secara kemanusiaan itu baik tapi di mata Allah itu sia-sia karena ia belum beriman kepada Allah swt.

4. Tawwabiin

“Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang banyak bertaubat, dan mengasihi orang-orang yang senantiasa mensucikan diri.” ( al-Baqarah:222)

Allah swt adalah Maha Pengampun. Meski dosa manusia sebesar gunung, ampunan Allah seluas langit dan bumi. Taubat yang sebenar-benarnya taubat dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi adalah ciri orang-orang yang akan mendapat cinta-Nya.

5. Muttaqin

“(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.” (ali Imran: 76)

Dalam setiap khutbah Jumat, kaum muslimin selalu diingatkan untuk bertaqwa kepada Allah. Takut kepada-Nya sehingga apa saja yang diperintahkan kita taati dan apa saja yang dilarang kita jauhi. Karena beratnya usaha untuk taat pada Allah, maka Allah akan membalasnya dengan cinta.

6. Shobirin

“Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (ali Imran:146)

Sabar berarti harus kuat mena

han segala macam godaan dan tantangan. Sebab itulah Allah selalu bersama orang-orang yang sabar.

7. Mutawakilun

“Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (ali Imran:159)

Tawakal adalah sifat yang sulit

untuk diaplikasikan karena membutuhkan keyakinan yang sangat besar kepada Allah swt. Karena itulah, orang yang percaya sepenuhnya kepada Allah sangat pantas mendapatkan cinta-Nya.

Lalu, ada di golongan manakah kita agar mendapat cinta-Nya? Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan cinta Allah swt. Aamiin.
Wallahu a’lam bi ash shawab

– See more at: http://www.cintaquran.com/mereka-yang-mendapat-cinta-nya.htm#sthash.RILeV1EL.dpuf

Pujian Al-Quran Untuk Para Sahabat

mujahidAl-Quran banyak bercerita tentang beragam peristiwa dan perilaku umat manusia, baik umat terdahulu maupun kejadian orang-orang yang hidup di zamanRasulullah saw. Salah satu kelompok manusia yang sering diangkat kisahnya dan diceritakan keistimewaaan mereka adalah para sahabat Nabi saw. Banyak peristiwa juga pujian yang Allah berikan kepada para sahabatNabi, semoga Allah meridloi mereka. Continue reading

Wanita Terbaik Menurut al-Quran

muslimah_in_flower_by_redmoon85-d303zgv-577x690Sejak dahulu hingga kini wanita selalu dipandang dari sisi kecantikan fisiknya saja. Di berbagai belahan duniaselalu diadakan kontes kecantikan bagi kaum perempuan yang tentu saja ukuran utamanya adalah kecantikan dan keindahan diri mereka. Meski kini ditambah dengan embel-embel brian and behaviour, akan tetapi tetap saja tumpuan penilaian utamanya adalah fisik mereka. Dua hal itu hanya pelengkap belaka. Buktinya mereka yang lolos seleksi dan yang menjadi pemenang tetap saja para wanita yang memiliki fisik dengan standar tertentu seperti tinggi badan dan pastinya yang berpenampilan menarik dalam arti ‘enak dipandang’. Continue reading